Pemda Sumenep Sumbang Rp200 Ribu untuk Kegiatan Budaya Bajau di Sapeken?

Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan kegiatan budaya masyarakat Bajau yang akan digelar di Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia Jawa Timur  (DPW POSBI  Jatim), POSBI Jatim melakukan langkah mandiri dengan mengajukan proposal bantuan dana kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep.

Simak cerita lengkapnya

Menurut keterangan panitia, proposal masukkan ke Bappeda tanggal 25 Agustus 2025, dengan nominal permohonan bantuan sebesar Rp78.000.000, (Tujuh Puluh Delapan Juta Rupiah)

Kurniawan, Sekretaris DPW POSBI Jawa Timur menuturkan “Atas petunjuk atau arahan pihak Kesbangpol Provinsi Jawa Timur, agar kami memasukkan proposal ke Bappeda Sumenep, lalu Saya bersama Pak Syaiful Badri, Ketua POSBI Jatim dan Pak Rakbi, Ketua Biro UMKM POSBI Jatim berangkat ke Sumenep. Sampai di Bappeda proposal diterima staf Bappeda inisial DW. Setelah itu, pihak staf yang menerima memberitahukan untuk menunggu informasi selanjutnya. Lalu kami pulang ke Sapeken. Selang dua hari, staf Bappeda atas nama inisial IM memberi informasi ke Pak Syaiful melalui pesan WhatsApp, dengan bunyi pesan sudah turun coba aja cek ke Bappeda. Untuk meminimalisir biaya perjalanan, Ketua POSBI Jatim menginstruksikan saya sendiri yang berangkat ke Sumenep.  Tiba di Kantor Bappeda saya diberikan amplop oleh Ibu DW, saya buka, isinya  Rp200.000, (Dua Ratus Ribu Rupiah).

READ  Penampakan Sekretariat DPW POSBI Jatim dan Rapat Konsolidasi Pengurus
Bukti Tanda Terima Surat DPW POSBI Jawa Timur

Menurut Syaiful, meskipun nilai bantuan yang diterima tergolong kecil karena biaya perjalanan dari Pulau Sapeken ke Sumenep saja, memakan biaya kurang Rp500.000 (Lima Ratus Ribu) perorang, belum termasuk biaya makan dan penginapan, Pengurus POSBI Jawa Timur tetap berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan Event Bajau di Sapeken. Bagi mereka, dukungan moral dan semangat gotong royong jauh lebih penting dalam menjaga keberlanjutan budaya Bajau di wilayah kepulauan Jawa Timur.

READ  Ketua dan Sekretaris DPW POSBI Jawa Timur, Melaporkan Keberadaan POSBI ke Kesbangpol

“Komunitas Bajau di Jawa Timur tersebar di 12 Desa, semuanya ada di Kecamatan Sapeken, sehingga kegiatan budaya Bajau ini kami pusatkan di Sapeken. Bagi kami, kegiatan ini adalah cerminan semangat kebersamaan untuk penguatan jati diri komunitas Bajau (Bajo) di Jawa Timur. Kegiatan ini juga bukan semata tentang nominal, tetapi tentang komitmen menjaga warisan budaya Bajau agar terus hidup di tengah masyarakat di Jawa Timur,” ujar Syaiful.

READ  Penampakan Sekretariat DPW POSBI Jatim dan Rapat Konsolidasi Pengurus
Keterangan Foto: Sekretaris, Kurniawan Bahri (Kiri – Baju Biru), Ketua, Syaiful Badri (Tengah), Ketua Biro UMKM, Rakbi (Kanan)

Kegiatan budaya Bajau di Sapeken rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 27 atau malam 28 Oktober 2025, dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesadaran budaya Bajau di wilayah Jawa Timur.

Beri dukungan Anda untuk membantu menyukseskan Event Budaya Bajau Jawa Timur melalui Link DONASI DI SINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *